Selasa, 21 Juli 2020

Guru online yang inspiratif


Pandemi Covid-19 memaksa masyarakat dunia untuk mendefinisikan hidupnya, yang semakin hari semakin meningkat menjadi masalah besar diseluruh penjuru dunia. Corona virus atau virus corona merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas ringan hingga sedang, seperti penyakit flu. Virus ini ysng muncul pada November 2002 di Tiongkok, sampai menyebar ke beberapa negara lain, mulai dari Hongkong, Vietnam hingga Indonesia. 
Terutama negara Indonesia punya tantangan besar dalam penanganan Covid-19. Berdampak pada semua aspek yang menjadi tantangan, fokusnya pada bidang "pendidikan". Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengeluarkan kebijakan belajar dari rumah. 
Peran guru kini sangatlah penting mengingat proses belajar sudah tidak bisa bertatap muka lagi, belajar dari rumah dengan online, menjadi pilihan sulit bagi siswa yang tidak mempunyai fasilitas internet maupun smartphone. Lebih-lebih siswa yang tinggal di daerah pelosok pedesaan yang minim sinyal dan tekhnologi. Banyak masyakarat pedesaan yang kurang memahami akan pentingnya physical distancing dan social distancing. Hal tersebut merupakan sebuah persoalan besar akibat pandemi Covid-19.
Alasan inilah, membuat Bapak Marzuki, salah seorang guru kelas VII dan VIII, terdapat sebagian sedikit wali murid yang tidak mempunyai smartphone, terlintas untuk mendatangi dirumah siswanya guna mendapatkan pembelajaran pada mestinya. Bukan hanya itu, perannya juga mengedukasi para siswanya untuk menjaga kebersihan, selalu cuci tangan, dan tidak berkerumunan dengan batasan tertentu. 

0 komentar:

Posting Komentar